Mantapkan Kesiapan Paralegal Training, Komda LP.K-P-K Provinsi Gorontalo Gelar Rapat Evaluasi Panitia

Bagikan Artikel

wartaone24.online.- Komisi Daerah (Komda) Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Provinsi Gorontalo terus mematangkan langkah jelang perhelatan besar Paralegal Training. Guna memastikan seluruh agenda berjalan optimal, jajaran pengurus menggelar rapat evaluasi panitia pelaksana (Organizing Committee) pada Sabtu (17/10/2026) di Markas Besar Komda LP.K-P-K Provinsi Gorontalo.

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dra. Merry S. Ngaju, M.M.Pub., serta dihadiri oleh jajaran petinggi Komda Provinsi Gorontalo. Di antara jajaran pimpinan yang hadir yaitu Ketua Komda Drs. Usman Modjo, M.Pd., Sekretaris Komda Thalib Djamil, S.E., M.H., CPP., Bendahara Hj. Frety Pakaya, serta jajaran pengurus divisi seperti Since Tamutu dan Yulli Mohamad (Divisi Umum), Herlina Nusura (Divisi Koperasi), dan Felisa Akili (Divisi Pelatihan).

Tidak hanya jajaran provinsi, rapat ini juga diikuti secara intensif oleh perwakilan Pengurus Komisi Cabang (Komcab) dari kabupaten/kota. Dari Komcab Kabupaten Bone Bolango hadir H. Haris Kamaru, S.H., M.H. selaku Pembina Komcab, Ketua Komcab Syahrun Malapu, S.Pd., M.M., dan Hamidun Piyo dari Divisi Investigasi. Sementara itu, jajaran Komcab Kabupaten Gorontalo diwakili langsung oleh Moh. K. Yunus, S.K.M., M.Kes., Wakil Ketua Ferdi S. Gani, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua Moh. S. Lagandja, Sekretaris Nurhayati Abdullah, S.P., M.Si., serta Bendahara Sopya Abdullah, S.T.

Fokus Lokasi dan Fasilitas Penunjang

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah kesiapan lokasi acara. Panitia merencanakan penggunaan Gedung Pertemuan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo sebagai venue utama pelatihan.

Dra. Merry S. Ngaju,MM.Pub menjelaskan bahwa pemilihan Gedung BPMP didasari oleh kelengkapan fasilitas penunjang yang memadai, terutama ketersediaan sistem jaringan dan Zoom Meeting yang representatif. Fasilitas teknologi ini sangat vital mengingat salah satu narasumber utama, yakni Ketua Umum Peradi Bersatu, dijadwalkan membawakan materi secara daring (online).

“Gedung pertemuan tersebut sangat tepat digunakan jika dilihat dari fasilitas penunjangnya. Fasilitas Zoom Meeting sangat representatif karena salah satu pemateri kita adalah Ketua Umum Peradi Bersatu yang akan memberikan materi secara online. Selain itu, dengan kapasitas daya tampung gedung yang luas, kami memperkirakan target peserta sebanyak 500 orang akan tertampung dengan baik,” papar Merry di hadapan peserta rapat.

Target Peserta dan Distribusi Kuota Daerah

Selain tempat acara, target jumlah peserta sebanyak 500 orang menjadi fokus evaluasi mendalam. Untuk mencapai target tersebut, Merry memberikan instruksi dan pembagian kuota peserta secara terukur kepada seluruh kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota.

Dalam arahannya, panitia membebankan target kehadiran peserta sebagai berikut:

  • Kabupaten Bone Bolango: 100 orang
  • Kabupaten Gorontalo: 100 orang
  • Kota Gorontalo: 100 orang
  • Kabupaten Gorontalo Utara: 50 orang
  • Kabupaten Boalemo: 50 orang
  • Kabupaten Pohuwato: 50 orang

Guna mendongkrak partisipasi masyarakat, jajaran pengurus Komda juga diinstruksikan untuk memaksimalkan publikasi kegiatan melalui berbagai media.

Biaya Pendaftaran, Kuota Khusus, dan Fasilitas Peserta

Mengenai administrasi keikutsertaan, panitia menetapkan biaya pendaftaran standar sebesar Rp300.000 per orang. Namun, panitia juga memberikan skema kuota khusus berupa potongan harga bagi 150 pendaftar pertama yang hanya perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp100.000 per orang.

Dari biaya pendaftaran tersebut, para peserta dipastikan akan mendapatkan berbagai benefit hukum, di antaranya:

  1. Kartu Tanda Anggota (KTA) LP.K-P-K.
  2. Kartu Tanda Anggota (KTA) Paralegal.
  3. Sertifikat Resmi Paralegal.

“Untuk Sertifikat Paralegal akan diberikan setelah peserta menyelesaikan masa magang selama 3 (tiga) bulan di Posko Bantuan Hukum bentukan LP.K-P-K yang bekerja sama dengan LBH Cakra Perjuangan Jakarta,” ungkap Merry menjelaskan alur kelulusan peserta.

Berdasarkan pemaparan progres hingga hari ini, tercatat sebanyak 70 orang telah mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia pelaksana, yang terdiri atas unsur pengurus internal LP.K-P-K serta masyarakat umum. Dari hasil rapat evaluasi ini, secara keseluruhan tingkat kesiapan panitia telah mencapai 40 persen dalam menyukseskan gelaran Paralegal Training mendatang.#Thadjam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *