wartaone24.online,-Evaluasi terhadap program kerja suatu organisasi merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan roda organisasi secara profesional, efektif, dan modern.
Sebagai sebuah NGO, Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) mulai menerapkan prinsip-prinsip manajemen organisasi modern dan profesional. Hal itu terlihat dari dilaksanakannya rapat evaluasi terhadap salah satu program kerja unggulan, yakni Pelatihan Paralegal.
Program Pelatihan Paralegal yang menjadi salah satu program unggulan Komisi Daerah (Komda) LP.K-P-K Provinsi Gorontalo tersebut mulai dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi kepanitiaan, peserta, waktu pelaksanaan, tempat kegiatan maupun pembiayaan.
Rapat evaluasi dilaksanakan pada Rabu (8/10/2026) bertempat di Rumah Makan SELERAMU, Kabupaten Bone Bolango.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pengurus Komda LP.K-P-K Provinsi Gorontalo, di antaranya Ketua Drs. Usman Modjo, M.Pd, Sekretaris Thalib Djamil, SE, MH, CPP, Bendahara Hj. Frety Pakaya, Wakil Ketua Drs. Merry S. Ngaji, MM, Divisi Pelatihan dan Pengembangan SDM Sitti Mahadjani, serta Divisi Umum Since Tamutu.

Dari jajaran Pengurus Komcab Bone Bolango turut hadir Ketua Syahrin Malapu, S.Pd, MM, Sekretaris Hj. Herman Lajali, serta Surtin Botutihe, Ulfa Miolo, Aisyah Duludu, dan Asri Isa.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Dr. Merlan Uloli, yang dikenal sebagai mantan Bupati Bone Bolango dan kini dipercayakan sebagai Penasehat Komcab Bone Bolango.

Sementara itu, dari Komcab Kabupaten Gorontalo hadir Ketua Moh. K. Yunus, SKM, M.Kes, Wakil Ketua Ferdi S. Gani, S.Sos, M.Si, Wakil Ketua Nikson Yusuf, Wakil Sekretaris Nurhayati Abdullah, SP, M.Si, serta Bendahara Sofya Abdullah, ST.
Komcab Kota Gorontalo juga turut hadir dengan jajaran pengurusnya, yakni Ketua Taufik Sajiman, CPLA, Sekretaris Mohamad Ridwan Tahir, dan Bendahara Sri Endang Gani.
Kepanitiaan Direvisi
Dalam rapat evaluasi tersebut, pembahasan berlangsung cukup panjang dan menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait pelaksanaan Pelatihan Paralegal.
Salah satu keputusan yang disepakati adalah melakukan revisi kepanitiaan. Untuk kepanitiaan yang baru, ditetapkan Drs. Merry Ngaju, MM sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Thalib Djamil, SE, MH, CPP sebagai Sekretaris, dan Hj. Frety Pakaya sebagai Bendahara. Sementara untuk seksi-seksi lainnya akan ditentukan kemudian.
Selain melakukan revisi kepanitiaan, rapat juga memutuskan adanya perubahan terhadap waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.
Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Merry Ngaji, MM, mengatakan bahwa tempat pelaksanaan harus mampu memberikan fasilitas yang representatif, mengingat jumlah peserta yang ditargetkan mencapai sekitar 500 orang.
«“Kita akan menggunakan tempat yang menyediakan fasilitas yang representatif untuk dapat menampung peserta yang direncanakan berjumlah 500 orang peserta,” ujar Merry Ngaju.»
Salah satu pilihan tempat yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah LPMP Provinsi Gorontalo.
Menurut Merry, LPMP dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dari sisi kapasitas ruangan dan kelengkapan fasilitas pendukung kegiatan.
Selain mampu menampung peserta dalam jumlah besar, fasilitas yang tersedia di LPMP juga dinilai mendukung pelaksanaan kegiatan secara hybrid, termasuk penggunaan Zoom apabila terdapat pemateri yang berasal dari luar Provinsi Gorontalo.
“Selain tempatnya dapat menampung peserta dalam jumlah banyak, LPMP tersebut memiliki fasilitas yang lengkap jika dilakukan Zoom untuk pemateri yang berasal dari luar Provinsi Gorontalo,” jelas Merry.
Satukan Persepsi dan Komitmen Sukseskan Program
Rapat evaluasi yang berlangsung cukup panjang tersebut diwarnai diskusi dan pertukaran pendapat dari para pengurus yang hadir. Berbagai masukan disampaikan untuk menyatukan persepsi mengenai konsep, teknis pelaksanaan, kepanitiaan, peserta hingga fasilitas yang dibutuhkan dalam Pelatihan Paralegal.
Evaluasi tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk mencari kekurangan dari pelaksanaan sebelumnya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya LP.K-P-K untuk memastikan program kerja dapat berjalan lebih terarah, profesional, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada akhirnya, seluruh peserta rapat yang hadir menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan Program Pelatihan Paralegal LP.K-P-K Provinsi Gorontalo.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu agenda unggulan LP.K-P-K dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat peran paralegal dalam memberikan pendampingan dan akses keadilan bagi masyarakat.#Thajam
